Jumat, 21 Februari 2014

Tidak ada kata berubah, tapi perbaiki !!

aku merasa hampa hari itu..
hari dimana aku berjalan sempoyongan dan terguncang. .
bahkan saat itu menatap mata hari pun rasanya aku takut. aku merasa seluruh dunia melihat ku, menertawakan ku, memarahiku, bahkan langit semakin menjauh.

di perjalanan pulang, aku menatap mimpiku yang yang jalannya mulai beranjak menjauh dan aku duduk dalam kekosongan, aku tidak memiliki apapun lagi yang tertinggal. aku berfikir untuk menyerah atas segalanya.

tapi aku berdiri lagi !!
bahkan hari ini, setahap demi setahap aku melangkah kedepan  dengan hati-hati.

hatiku?? (Saat itu) penuh dengan air mata !! :'(
tapi.... itu adalah kesenangan yang aku akan peluk :')
aku bermimpi, ketika itu susah aku menutup mata dan aku membayangkan peristiwa itu :'( aku terbangun !
takut untuk jatuh!
seperti bayi burung yang tidak bisa terbang :( 
tapi aku selalu ingat saat aku ingin menyerah, aku harus ingat kembali alasan mengapa selama ini aku bertahan.
tak perduli ada berapa orang yang akan menjadi cahaya dalam gelap ku, tak perduli aku harus sendiri dalam kegelapan. Tak perduli sebodoh apapun diriku di mata mereka.

aku mempelajari sesuatu dalam kesedihan ku ini, kesedihan yang menjadi cambukan keras untuk hati ku yang menggaret luka  ini yaitu  Jangan pernah gantungkan kebahagiaan kita pada orang yang bahkan tak berusaha membuatmu bahagia, karena itu hanya akan menyisakan luka hati ketika kita tau bahwa dia hanya berpura-pura merasa bahagia saat bersama kita. Jangan pernah menganggap orang menyukai kita hanya karena mereka tertawa bersama kita. Ingat dunia adalah panggung sandiwara.

Seperti batu karang!! Yaaa seperti itu..
Batu karang yang memang akan menangis diterjang ombak, tapi dia tetap akan terus bertahan.
Pikiran ku... banyak gemuruh kekesalan, teriak merintih kesedihan, meratap mencari arti makna 'kenapa dan apa' kenapa tak sejak awal, kenapa aku disini, kenapa aku seperti ini dan apa bedanya aku dengan kalian?

Kalian adalah kerikil tajam yang akan mengantarku pada kehidupan di depan, di kehidupan ku akan berjumpa dengan bermacam suku ras dan perbedaan. Mata ku terbuka, ternyata salah jika aku menunjukan sifat asli ku di awal pertama berjumpa dengan orang lain, fikir ku jkia mereka tau sifat ku di awal. Maka aku akan hidup tenang tanpa berpura2, tapi ternyata banyak orang yg lebih suka ke pura2an, agar mereka merasa nyaman lalu memendam, mengumpulkan seluruh keluh kesahnya dan akhirnya menembakan dengan kencang hingga menembus langit ke tujuh. aku bukan tipe orang yg peka, aku bukan tipe orang yg menggunakan logika dulu baru percaya, aku bukan tipe orang yg bisa hidup sendiri dan bahakan aku bukan tipe orang yg senang diam dan mendam, mungkin juga benar aku tipe orang yg negatif dulu baru positif (mungkin benar, saya terima)

Aku tak akan merubah apapun, ini adalah karakterku suka atau tidak ini adalah jati diri ku, aku tak mengenal kata berubah. Tapi aku sangat paham kata "memperbaiki"

Anda tau di dalam diri saya selalu bertanya, jika aku seperti itu apa bedanya aku dengan kalian?
Sedih rasanya, apa arti perbedaan? Apa arti saling menghargai, mengsihi, menghormati ?
Apa arti keikhlasan? Apa manfaat sabar? Apa bedanya dengan kalian? Apaaaa ?

Yaallah engkau yg tau jawabannya :') kehidupan mu sangatlah rumit.
Yg harus aku lakukan adalah menjadikan mereka pemacu kehidupan ku :)
Ingat ada seseorang yg mengatakan 'setiap orang pasti ada kekurangannya' sakit rasanya :'" saat itu aku sedang sangat mempercayainya, saat itu kami bercerita banyak hal, saat itu aku sangatlah bahagia, saat itu aku fikir kami akan berjuang bersama.
Saat ini aku rasa dia..... Hanya cukup menjadi teman biasa biasa saja

semangat !!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar